Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

KETIKA DOSA TIDAK LAGI TERASA SEBAGAI DOSA

Gambar
KETIKA DOSA TIDAK LAGI TERASA SEBAGAI DOSA Ada sesuatu yang lebih mengerikan daripada jatuh ke dalam dosa : ketika seseorang jatuh, tetapi tidak lagi merasa perlu bangun. Lebih berbahaya daripada melakukan kesalahan adalah ketika hati mulai berkata: “Tidak apa-apa.” Dosa dilakukan tanpa rasa bersalah. Teguran didengar tanpa pertobatan. Firman dibaca tanpa perubahan. Ibadah dijalankan tanpa penyesalan. Dan hati tetap tenang meskipun hidup sedang menjauh dari Tuhan. Itulah pembiusan rohani. Bukan karena seseorang berhenti datang ke gereja. Bukan karena berhenti menyanyi. Bukan karena berhenti berdoa. Justru yang mengerikan adalah ketika seseorang tetap aktif secara agama, tetapi sudah kehilangan kepekaan terhadap dosa. DOSA TIDAK LAGI DILAWAN—DOSA MULAI DIBENARKAN Zaman ini mengajarkan manusia untuk mengganti nama dosa agar terdengar lebih ringan. Dosa disebut kelemahan . Kebohongan disebut strategi . Keserakahan disebut ambisi . Kesombongan disebut kepercayaan diri . Kompromi disebut ke...

KETIKA “MENGHAKIMI” HANYA BERLAKU DARI BAWAH KE ATAS

Gambar
  KETIKA “MENGHAKIMI” HANYA BERLAKU DARI BAWAH KE ATAS Ketika jemaat membahas pendeta, disebut menghakimi. Ketika pendeta membahas pendeta, disebut menghakimi. Tetapi ketika pendeta membahas jemaat, disebut menyampaikan kebenaran. Lalu pertanyaannya: Apakah kebenaran memiliki standar yang berbeda tergantung siapa yang mengucapkannya? Ini bukan persoalan siapa yang boleh berbicara tentang siapa. Ini persoalan konsistensi, kerendahan hati, dan keberanian untuk tunduk pada kebenaran yang sama. Jika pendeta memiliki tanggung jawab untuk menegur jemaat berdasarkan Firman Tuhan, maka pendeta juga harus memiliki kerendahan hati untuk menerima teguran ketika dirinya dikoreksi—bahkan ketika teguran itu datang dari jemaat. Jangan menjadikan kata “menghakimi” sebagai tameng untuk menolak setiap kritik. Tidak setiap kritik adalah penghakiman. Sebaliknya, tidak setiap teguran yang disampaikan dari mimbar otomatis merupakan kebenaran hanya karena yang menyampaikannya adalah seorang pende...

SATU LAGI DOAKU, TUHAN JAWAB DENGAN AJAIB

Gambar
  SATU LAGI DOAKU, TUHAN JAWAB DENGAN AJAIB Tuhan… hari-hari panjang telah kulewati, dengan air mata yang jatuh diam-diam, dengan hati yang bertanya, “Masihkah Engkau mendengar doaku?” Aku tidak selalu mengerti jalan-Mu, bahkan ketika keadaan seakan berkata bahwa harapan itu telah habis. Namun aku memilih tetap berlutut, tetap percaya, tetap memanggil nama-Mu. Dan hari ini… aku kembali melihat tangan-Mu bekerja. Satu lagi doaku Engkau jawab, Tuhan. Bukan dengan cara yang kupikirkan, bukan pada waktu yang kuinginkan, tetapi dengan cara-Mu sendiri— cara yang begitu indah, begitu tepat, begitu cepat.. dan begitu ajaib hanya proses 2 minggu... Apa yang selama ini tersembunyi, perlahan Engkau singkapkan. Apa yang membingungkan, Engkau mulai beri terang. Apa yang terasa mustahil, Engkau tunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Aku menangis bukan lagi karena kecewa, tetapi karena menyadari bahwa selama ini aku tidak pernah sendirian. Ketika aku merasa Engkau diam, ternyata Engkau ...

Isakan dan Air Mataku

Gambar
  Isakan dan Air Mataku Siang ini, ketika hatiku larut dalam tanda tanya kepada-Mu, ya Kekasih Hatiku... Ketika doa-doaku seolah tidak Engkau jawab selama dua bulan ini. Ketika orang-orang yang memusuhiku seakan tertawa gembira melihat kehancuran yang kami alami, bahkan khususnya kepedihan yang dialami isteriku. Ketika aku hampir tidak mampu lagi mengeluarkan air mata karena terlalu sering aku datang kepada-Mu dengan linangan air mata. Ketika isteriku pun mulai berkata bahwa ia sudah lelah dan hampir menyerah... Pagi tadi aku datang kepada-Mu. Dalam doa itu, aku kembali mengucapkan sebuah doa yang pernah kusampaikan kepada-Mu beberapa tahun yang lalu: “Tuhan, kalaupun Engkau berdiam diri dan tidak menjawab doa kami, kalaupun Engkau seolah tidak melihat kepedihan hati kami, dan kalaupun Engkau berdiam diri seakan-akan kami yang salah, ketahuilah, Tuhan, Kekasih Hatiku: tidak ada yang salah pada-Mu. Cintaku kepada-Mu tidak akan pernah pudar. Aku tetap percaya bahwa Engkau akan...

PENTINGNYA KELUARGA

Gambar
  Pentingnya Keluarga Bill Havens, seorang pendayung hebat, saat menjelang perlombaannya menerima berita bahwa istrinya akan segera melahirkan. Setelah mendengar kabar tersebut ia memilih untuk pulang & tidak mengikuti kejuaraan dunia dan memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan. dan mereka mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Frank. Belasan tahun kemudian tahun 1952, Bill menerima sebuah surat dari putranya Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas dayung 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia. Surat itu isinya: "Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran saya. Saya akan pulang membawa medali emas yg seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yg lalu". Anakmu tersayang, Frank... Dari kisah diatas kita bisa belajar bahwa kehadiran keluarga berdampak sangat besar dalam pribadi kita dan dalam kehidupan, Tidak ada keluarga yang sempurna, Perdebatan dan pertengkaran pasti ada dalam setiap keluarga, tapi INGATLAH Keluarga kita tetapl...

allah PALSU SAJA ADA, APALAGI nabi/pendeta PALSU...

Gambar
allah PALSU SAJA ADA, APALAGI nabi/pendeta PALSU Sebutan ini adalah pengingat dan kewaspadaan agar setiap orang percaya memiliki kedewasaan rohani. Jika manusia dapat menciptakan gambaran tentang "allah" sesuai keinginannya, maka Alkitab juga memperingatkan bahwa akan ada orang-orang yang mengatasnamakan Tuhan, tetapi tidak sungguh-sungguh hidup untuk Dia. Pendeta palsu bukan hanya mereka yang secara terang-terangan mengajarkan ajaran sesat. Mereka dapat tampak sangat rohani, fasih berkhotbah, memiliki gelar, jabatan, banyak pengikut, bahkan sering menyebut nama Tuhan. Namun apabila pelayanan dijadikan sarana untuk mengejar popularitas, kekuasaan, kekayaan, atau kepentingan pribadi, maka Kristus tidak lagi menjadi pusat, melainkan diri sendiri. Yang paling berbahaya adalah kepalsuan yang memakai bahasa kebenaran. Jemaat tidak hanya menghadapi orang yang secara terbuka menolak Tuhan, tetapi juga dapat berhadapan dengan orang yang menggunakan nama Tuhan, sementara kehidup...

Kesaksianku: "Aku Tidak Takut Berdiri di Pihak Kebenaran!

Gambar
  Kesaksian: Aku Tidak Takut Berdiri di Pihak Kebenaran Banyak orang bertanya mengapa aku terkadang terlihat begitu tegas, bahkan keras. Mereka melihat keberanianku berbicara, tetapi tidak selalu melihat luka yang kurasakan ketika kebenaran diputarbalikkan dan orang-orang yang lemah diperlakukan dengan tidak adil. Aku bukanlah orang yang senang mencari musuh. Aku bukan pula orang yang menikmati pertengkaran. Namun ada satu hal yang sulit aku terima, yaitu ketika kebenaran Tuhan dipermainkan, kejujuran diinjak-injak, dan orang-orang yang tidak bersalah dijadikan korban. Hatiku tidak bisa diam. Aku percaya bahwa Tuhan memanggil setiap orang percaya bukan hanya untuk hidup benar, tetapi juga berani membela yang benar. "Belalah hak orang yang lemah dan yatim, tegakkanlah keadilan bagi orang yang tertindas dan miskin." Mazmur 82:3 Selama hidupku, aku telah mengambil satu keputusan: lebih baik kehilangan jabatan daripada kehilangan integritas; lebih baik dibenci manusia da...