Postingan

TUGAS ORANG TUA: CINTA YANG TAK PERNAH USAI

Gambar
TUGAS ORANG TUA: CINTA YANG TAK PERNAH USAI Tugas orang tua adalah mendidik anak agar tumbuh dewasa, berani menemukan jalannya sendiri, dan memahami bahwa dunia di luar sana tidak selalu seindah dan sehangat dirumah. Amsal 22:6 (TB) “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” Orang tua harus belajar merelakan ketika suatu hari anak-anaknya memilih untuk pergi, mengejar impian, membangun kehidupan, dan menapaki jalan mereka sendiri. Sebab, mencintai anak bukan berarti menahannya untuk selalu tinggal, melainkan memberinya sayap untuk terbang dan akar untuk selalu ingat tempat asalnya. Biarkan anak-anak pergi untuk menemukan dunianya, tetapi jangan pernah berhenti menjadi tempat mereka pulang. Sebab, sejauh apa pun mereka melangkah, setinggi apa pun mereka terbang, dan selama apa pun mereka pergi, rumah akan selalu menyimpan ruang bagi mereka. Itulah cinta orang tua: merelakan tanpa melupakan, melepaskan ta...

OPUNG, NAMAMU HIDUP DALAM DARAH PERJUANGANKU

Gambar
OPUNG, NAMAMU HIDUP DALAM DARAH PERJUANGANKU 👑❤️ Ada kebanggaan yang tak mampu kuungkapkan hanya dengan kata-kata. Ada kerinduan yang mungkin baru akan terobati ketika kelak kita dipertemukan kembali di surga. Dan ada semangat yang tak pernah kuketahui dari mana datangnya, hingga kusadari bahwa sebagian dari keberanian itu mungkin telah diwariskan oleh seorang lelaki hebat yang kupanggil Opung. Opung bukan sekadar leluhur dalam silsilah keluargaku. Engkau adalah adalah seorang raja di kampungmu, seorang yang memiliki semangat dan keberanian untuk berdiri bagi Tuhan. Meski waktu telah berlalu, kisah dan semangat perjuangannya seolah masih hidup, mengalir deras dalam diriku, menguatkan langkahku ketika harus menghadapi tantangan demi mempertahankan kebenaran. Kadang aku membayangkan, seandainya Opung masih ada di sampingku hari ini, betapa ingin aku duduk di hadapannya, mendengarkan kisah perjuangannya, dan menceritakan bahwa cucunya pun sedang belajar untuk memiliki keberanian yang sam...

AIR YANG DIKEPUNGKAN, TETAPI DITARIK OLEH TANGAN TUHAN

Gambar
  AIR YANG DIKEPUNGKAN, TETAPI DITARIK OLEH TANGAN TUHAN Sebuah Kesaksian Tentang Doa, Air Mata, dan Mukjizat Tuhan Sepanjang bulan November 2025, hujan deras mengguyur Kota Medan. Hujan turun begitu lebat dan terus-menerus hingga membuat banyak wilayah mulai terendam banjir. Namun, ada satu hari yang sampai hari ini tidak akan pernah saya lupakan. Kamis, 27 November 2025. Saat itu saya sedang bekerja di Kisaran. Pagi itu saya mendapat kabar dari istri dan anak-anak bahwa hujan deras telah turun sejak malam hingga pagi hari di Medan. Air mulai naik. Sebagai seorang suami dan ayah yang berada jauh dari rumah, hati saya langsung tidak tenang. Saya tidak bisa berada di sana untuk melihat keadaan keluarga saya secara langsung. Saya hanya bisa menelepon. Setiap jam saya menelepon keluarga. Dan setiap jam pula saya berdoa. Saya memohon kepada Tuhan: “Bapa, kiranya Engkau mendengar doa kami. Tolong jangan biarkan air masuk ke rumah kami.” Semakin waktu berjalan, kabar yang saya terima sem...

BIASA BAGIMU LUARBIASA BAGIKU

Gambar
Bagi sebagian orang, memiliki orang tua yang masih lengkap mungkin adalah hal yang biasa. Namun, bagi saya di usia seperti sekarang ini, masih memiliki mereka adalah **hal yang luar biasa**. Bagi sebagian orang, memiliki pekerjaan mungkin adalah sesuatu yang biasa. Namun bagiku, pekerjaan ada sampai hari ini adalah sebuah mukjizat. Bagi sebagian orang, memiliki istri dan anak-anak mungkin adalah sesuatu yang biasa. Namun bagiku, mereka adalah anugerah terbesar dalam hidupku. Sehat bagi sebagian orang mungkin adalah sesuatu yang normal. Tetapi bagiku yang bekerja di bidang alat kesehatan dan sering berada di rumah sakit, kesehatan adalah berkat yang sangat besar dari Tuhan. Semakin saya menjalani perjalanan hidup ini, semakin saya menyadari satu hal: Tidak ada yang benar-benar biasa dalam hidup ini. Orang tua adalah berkat. Keluarga adalah anugerah. Pekerjaan adalah kesempatan. Kesehatan adalah karunia. Dan setiap hari yang Tuhan berikan adalah sebuah mukjizat. Satu hal yang pasti, samp...

KETIKA DOSA TIDAK LAGI TERASA SEBAGAI DOSA

Gambar
KETIKA DOSA TIDAK LAGI TERASA SEBAGAI DOSA Ada sesuatu yang lebih mengerikan daripada jatuh ke dalam dosa : ketika seseorang jatuh, tetapi tidak lagi merasa perlu bangun. Lebih berbahaya daripada melakukan kesalahan adalah ketika hati mulai berkata: “Tidak apa-apa.” Dosa dilakukan tanpa rasa bersalah. Teguran didengar tanpa pertobatan. Firman dibaca tanpa perubahan. Ibadah dijalankan tanpa penyesalan. Dan hati tetap tenang meskipun hidup sedang menjauh dari Tuhan. Itulah pembiusan rohani. Bukan karena seseorang berhenti datang ke gereja. Bukan karena berhenti menyanyi. Bukan karena berhenti berdoa. Justru yang mengerikan adalah ketika seseorang tetap aktif secara agama, tetapi sudah kehilangan kepekaan terhadap dosa. DOSA TIDAK LAGI DILAWAN—DOSA MULAI DIBENARKAN Zaman ini mengajarkan manusia untuk mengganti nama dosa agar terdengar lebih ringan. Dosa disebut kelemahan . Kebohongan disebut strategi . Keserakahan disebut ambisi . Kesombongan disebut kepercayaan diri . Kompromi disebut ke...

KETIKA “MENGHAKIMI” HANYA BERLAKU DARI BAWAH KE ATAS

Gambar
  KETIKA “MENGHAKIMI” HANYA BERLAKU DARI BAWAH KE ATAS Ketika jemaat membahas pendeta, disebut menghakimi. Ketika pendeta membahas pendeta, disebut menghakimi. Tetapi ketika pendeta membahas jemaat, disebut menyampaikan kebenaran. Lalu pertanyaannya: Apakah kebenaran memiliki standar yang berbeda tergantung siapa yang mengucapkannya? Ini bukan persoalan siapa yang boleh berbicara tentang siapa. Ini persoalan konsistensi, kerendahan hati, dan keberanian untuk tunduk pada kebenaran yang sama. Jika pendeta memiliki tanggung jawab untuk menegur jemaat berdasarkan Firman Tuhan, maka pendeta juga harus memiliki kerendahan hati untuk menerima teguran ketika dirinya dikoreksi—bahkan ketika teguran itu datang dari jemaat. Jangan menjadikan kata “menghakimi” sebagai tameng untuk menolak setiap kritik. Tidak setiap kritik adalah penghakiman. Sebaliknya, tidak setiap teguran yang disampaikan dari mimbar otomatis merupakan kebenaran hanya karena yang menyampaikannya adalah seorang pende...

SATU LAGI DOAKU, TUHAN JAWAB DENGAN AJAIB

Gambar
  SATU LAGI DOAKU, TUHAN JAWAB DENGAN AJAIB Tuhan… hari-hari panjang telah kulewati, dengan air mata yang jatuh diam-diam, dengan hati yang bertanya, “Masihkah Engkau mendengar doaku?” Aku tidak selalu mengerti jalan-Mu, bahkan ketika keadaan seakan berkata bahwa harapan itu telah habis. Namun aku memilih tetap berlutut, tetap percaya, tetap memanggil nama-Mu. Dan hari ini… aku kembali melihat tangan-Mu bekerja. Satu lagi doaku Engkau jawab, Tuhan. Bukan dengan cara yang kupikirkan, bukan pada waktu yang kuinginkan, tetapi dengan cara-Mu sendiri— cara yang begitu indah, begitu tepat, begitu cepat.. dan begitu ajaib hanya proses 2 minggu... Apa yang selama ini tersembunyi, perlahan Engkau singkapkan. Apa yang membingungkan, Engkau mulai beri terang. Apa yang terasa mustahil, Engkau tunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Aku menangis bukan lagi karena kecewa, tetapi karena menyadari bahwa selama ini aku tidak pernah sendirian. Ketika aku merasa Engkau diam, ternyata Engkau ...